Kades Mabuk, Warga Buat Onar Mengakibatkan 13 Rumah di Desa Wainin Kepulauan Sula Rusak

- Wartawan

Senin, 18 Desember 2023 - 14:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tawuran di Pesta Ronggeng Mengakibatkan Fasilitas Acara dan 13 Rumah Rusak. (Istimewa/Rakyatmu)

Tawuran di Pesta Ronggeng Mengakibatkan Fasilitas Acara dan 13 Rumah Rusak. (Istimewa/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Tawuran dua desa antara Desa Wainin dan Desa Malbufa, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara mengakibatkan 13 unit rumah rusak ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun reporter rakyatmu.com bahwa tawuran dua desa ini bermula dari pesta ronggeng di Desa Wainin pada Minggu (17/12/2023) malam. Namun Tawuran terjadi pada Senin 18 Desember Pukul 06.00 WIT.

Hal ini disebabkan, ada provokator dari pemuda Malbufa yang menyampaikan kepada warga desa (Malbufa) bahwa Kepala Desa mereka di pukul oleh pemuda Wainin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena di lokasi kejadian, ada Kepala Desa Malbufa juga asik menikmati pesta ronggeng dan mengkonsumsi minuman keras.

Warga Desa Malbufa pun menuju Wainin untuk mengacaukan acara pesta ronggeng dan merusak 13 unit rumah warga setempat.

Selain itu, tercatat 4 orang menjadi korban pemukulan, yakni Marwan Kedafota dan Ismail Wermasubun Warga Desa Wainin, Muhammad Wermasubun dari Desa Fatce, dan Jakaria Teapon dari Desa Pohea.

BACA JUGA :  Ini Penjelasan Tiga Narasumber Soal Sampah dan Air Bersih di Kota Ternate

Sehingga Polres Kabupaten Kepulauan Sula mengambil langkah mediasi pada Senin (18/12/2023), sekaligus  memintai keterangan warga terkait pemuda yang melakukan provokasi.

Dalam mediasi, Kepala Desa Malbufa, Hamis Umakamea mengaku bersalah karena mengkonsumsi minuman keras. Bahkan ia bersedia bertanggung jawab atas apa yang dialami oleh warga Wainin.

“Saya siap untuk menggantikan segala kerusakan maupun menanggung biaya pengobatan yang sudah menjadi kesepakatan bersama melalui forum rapat saat ini,” ucap Hamis di depan polisi.

Sementara Kepala Desa Wainin, Usmono Gai mengatakan, kekacauan terjadi, dia berada di depan teras rumah karena sakit dibagian kaki. Namun, tiba-tiba ada sejumlah warga Desa Malbufa menghampiri rumahnya dan menyerangnya secara membabi buta. 

BACA JUGA :  Tampil Memukau, Tarian Daerah Meriahkan Hardiknas Kota Ternate

“Saya sampai menangis dan meminta tolong. Sebab, saya dalam keadaan sakit dan tidak tahu persoalan yang sebenarnya malah menjadi korban pemukulan juga,” ungkapnya.

Safura Fokaaya salah satu saksi pertama yang melihat kejadian pemukulan itu. Dia bertanya kepada sejumlah warga Malbufa bahwa siapa yang memukul?

“Saya tanya kenapa kalian berkelahi, mereka menjawab anak-anak Wainin memukul mereka duluan. Saya tanya anak Wainin mana yang pukul kalian. Dari situ mereka tidak hiraukan dan merusak rumah dan sebagainya,” terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula, Abul Zubair Latupono meminta agar masyarakat dari kedua desa harus berdamai dan mencari solusi terbaik. 

“Saya minta agar masyarakat Wainin dan Malbufa segera mencari solusi sehingga permasalahan ini bisa diselesaikan,” pintanya mengakhiri. (**) 

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Komitmen Kapolri Berantas Mafia BBM, Polisi Didesak Tangkap Febby di Sula
Klarifikasi Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi di SPBU Kompak Sula Benar-benar Kocak
Polisi Didesak Tangkap Febby Atas Dugaan Penyelundupan BBM dan Diskriminasi Warga Sula
Resahkan Warga, Rambo Dilaporkan ke Polsek Gane Barat Dugaan Pengancaman Istri dan Anak
Tertangkap Penyelundupan, Pemilik SPBU Kompak di Sula Kriminalisasi Warga Desa
SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton
Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar
Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIT

Komitmen Kapolri Berantas Mafia BBM, Polisi Didesak Tangkap Febby di Sula

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:19 WIT

Klarifikasi Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi di SPBU Kompak Sula Benar-benar Kocak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIT

Resahkan Warga, Rambo Dilaporkan ke Polsek Gane Barat Dugaan Pengancaman Istri dan Anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:50 WIT

Tertangkap Penyelundupan, Pemilik SPBU Kompak di Sula Kriminalisasi Warga Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:05 WIT

SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:36 WIT

Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIT

Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIT

PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar

Berita Terbaru