Operasi Patuh Kie Raha 2023 di Halmahera Utara Selama 14 Hari

- Wartawan

Senin, 10 Juli 2023 - 10:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Pasukan Operasi Patuh Kie Raha 2023. (Rakyatmu)

Apel Pasukan Operasi Patuh Kie Raha 2023. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Polres Halmahera Utara, Maluku Utara melaksanakan apel gelar pasukan operasi patuh Kie Raha 2023 di lapangan Polres pada Senin (10/7/2023).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Halmahera Utara AKBP Moh Zulfikar Iskandar dan dihadiri oleh Dandim 1508/Tobelo yang diwakili oleh Pasi Ops Kapten Kav. Bayu Septriananda.

Wakapolres Kompol Andreas Adi, Febrianto SiK, Mewakili Dan Satgas TNI Wadan Satgas Yon Arhanud 3 /YBY Serma Harianto, Kasatpol PP Muh. Kacoa, Wadanki Brimob Kupa Kupa Ipda Bernad Ardolop Limau, Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Utara.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Kie Raha 2023 menandai akan dilaksanakan kegiatan operasi patuh selama 14 hari kedepan pada tanggal 10 hingga 23 Juli 2023.

Kapolres Halmahera Utara membacakan amanat Kapolda Maluku Utara bahwa ada empat sasaran yang menjadi target Operasi;

Pertama berkurangnya jumlah kecelakaan lalulintas beserta korban fatalitas. Kedua, berkurangnya angka pelanggaran lalulintas. Ketiga, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas. Keempat, terwujutnya situasi kamseltibcar Lantas yang aman nyaman dan kondusif.

Sedangkan cara bertindak dalam pelaksanakan Ops, kata dia, bersifat Preemtif, Preventif dan Penegakan Hukum, sedangkan untuk mencapai hasil Operasi yang maksimal membutuhkan koordinasi dan peran serta seluruh Instansi terkait forum komunikasi lalulintas secara terpadu dan bersinergi.

BACA JUGA :  BPBJ Kota Ternate: Proyek Fisik Selesai Lelang Capai 90 Persen

“Adapun sasaran dalam operasi patuh ini ialah segala bentuk potensi gangguan, yang nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, simpatik dan humanis, hal ini dapat terlaksana dengan adanya sinergi yang baik antar instansi terkait,” terangnya. (Fanklin)

Penulis : Fanklin Sangadi

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka
Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan
Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi
Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP
PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun
Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga
Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali
Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:28 WIT

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:16 WIT

Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:25 WIT

Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:16 WIT

Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP

Senin, 11 Mei 2026 - 01:33 WIT

PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:47 WIT

Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:12 WIT

Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:58 WIT

Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Berita Terbaru