Polisi di Halmahera Utara Evakuasi Granat dan Amunisi Bekas Perang Dunia II

- Wartawan

Minggu, 22 September 2024 - 01:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bom Granat dan Amunisi Bekas Perang Dunia II di Desa Towara, Halmahera Utara. (Rakyatmu)

Bom Granat dan Amunisi Bekas Perang Dunia II di Desa Towara, Halmahera Utara. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara mengevakuasi bom granat dan amunisi bekas perang dunia II di Desa Towara pada Minggu (22/9/2024).

“Pukul 15.00 WIT. Piket Mako Polsek Galela mendapat informasi melalui via telepon dari kepala desa towara Bapak Mikdar Ramli bahwa telah ditemukan bom Granat beserta Amunisi disalah satu halaman rumah warga Desa Towara,” kata Kapolres Halmahera Utara, AKBP Faidil Zikri melalui Kasi Humas Iptu Deny Salaka.

BACA JUGA :  Pendaftaran Dibuka dan Jadwal Seleksi Calon Anggota KPU Maluku Utara, Timsel: Tahun Ini Rumit

Informasi dari Kepala Desa itu, lanjut Deny, Anggota Polisi mendatangi lokasi tersebut dan memasang garis police line.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, bom granat beserta amunisi yang diduga bekas peninggalan jepang pada perang dunia II.

BACA JUGA :  Belum Tetapkan Tersangka Baru Kasus BTT Sula, Komitmen Kejari Dipertanyakan

“Totanya, 38 buah bom granat, 28 butir Amunisi dan sudah dilakukan evakuasi sesuai prosedur,” ungkapnya.

Atas nama Kapolsek, Deny mengimbau kepada Warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar tidak mendekat areal yang telah dipasang garis police line.

“Hingga Satuan Brimob Unit Jibom datang dan melakukan sterilisasi di area TKP,” tutupnya. (**)

Penulis : NR

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka
Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan
Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi
Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP
PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun
Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga
Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali
Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:28 WIT

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:16 WIT

Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:25 WIT

Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:16 WIT

Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP

Senin, 11 Mei 2026 - 01:33 WIT

PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:47 WIT

Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:12 WIT

Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:58 WIT

Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Berita Terbaru