Berkas Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Polda Malut Dipertanyakan

- Wartawan

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

RAKYATMU.COM – Berkas kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh seorang pria berinisial RH alias Randy terhadap mantan kekasihnya berinisial ZCZP alias Sisil dinilai jalan di tempat.

Pasalnya, kasus yang dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) itu sejak 12 Juni 2025, namun hingga saat ini  belum juga ada perkembangan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Malut.

Sebagaimana diketahui, kasus yang berujung saling lapor ini setelah sebelumnya dilakukan oleh Sisil, wanita yang merupakan mantan pacar Randy. Dimana, Sisil pada Senin 9 Juni 2025 mendatangi Polda Malut untuk mengadukan Randy atas dugaan pelecehan seksual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada kejelasan terkait berkas yang sudah kita masukkan ke Ditreskrimsus Polda Malut. Sebenarnya sampai saat ini kami juga sedang menunggu arahan atau pemanggilan terhadap pelapor maupun saksi-saksi,” ucapnya.

Bahtiar menegaskan, sejauh ini pihaknya sangat membutuhkan ketegasan dari Ditreskrimsus Polda Malut agar secepatnya dilakukan proses pemeriksaan kepada pelapor, namun sampai sekarang tidak ada pemanggilan sama sekali terhadap yang bersangkutan.

“Kami berharap kasus ini lebih cepat dan lebih transparan ditindaklanjuti oleh Ditreskrimsus Polda Malut agar setiap laporan yang masuk itu nantinya bisa diproses lebih cepat, tidak harus berlama-lama tanpa ada kepastian seperti ini,” tegasnya.

Direktur Krimsus Polda Malut diminta untuk menjadikan kasus ini sebagai atensi, karena sudah menjadi perhatian publik yang harus segera dilakukan penyelidikan lebih jauh untuk melihat siapa yang bisa dimintai pertanggungjawaban pidana.

BACA JUGA :  Kasus Pasangan Bukan Suami Istri Urutan Kedua dalam Operasi Pekat Polda Maluku Utara

“Kami berharap penyidik segera menindaklanjuti kasus tersebut, dalam hal ini memanggil klien kami dan saksi-saksi untuk memberikan keterangan, karena sudah memasuki satu bulan ini kami menunggu tapi belum ada kepastian,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Krimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Edy Wahyu Susilo saat dikonfirmasi via WhatsApp belum dapat menanggapi terkait kasus tersebut hingga berita ini ditayangkan.

Sekadar informasi, kasus ini bermula saat Sisil bersama temannya melakukan siaran langsung di Aplikasi TikTok pada 26 Mei 2025. Dalam live itu, Sisil menyampaikan beberapa narasi yang diduga bermuatan fitnah, seperti menyebut Randy pengangguran dan tidak punya penghasilan.

Tidak hanya itu, Randy juga disebut-sebut hanya memiliki Mokondo. Lantaran merasa disudutkan dengan adanya penyampaian di live tersebut, Randy lantas mencoba untuk mengklarifikasi, namun akun tiktok miliknya rupanya dibisukan sehingga tidak bisa berkomentar.

Dari kejadian itu, Sisil tiba-tiba menerima sebuah pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal yang diduga berisikan ancaman, sehingga mantan kekasih pelantun lagu candu tersebut lantas membuat laporan resmi ke Polda Maluku Utara yang juga didampingi kuasa hukumnya.

Menanggapi laporan itu, Randy melalui tim hukum saat menggelar konferensi pers mengatakan, apa yang dituduhkan kepada kliennya tidak memiliki dasar dan tentu salah sasaran. Mana mungkin orang yang mengirim pesan secara pribadi dianggap pencemaran nama baik sementara hal itu tidak dikonsumsi publik.

BACA JUGA :  PT IWIP Diduga Larang Pekerja Salurkan Hak Pilih di Pilkada Maluku Utara

“Jadi laporan kepada klien kami ini jelas salah alamat. Karena itu kami melakukan perlawan secara hukum dengan melapor balik mantan kekasih klein kami ke Ditreskrimsus Polda Maluku Utara atas tindakan pencemaran nama baik yang sudah dilakukan kepada klien kami,” tegasnya.

Kata Bahtiar, yang jelas pihaknya akan kooperatif memenuhi semua proses hukum yang sudah dilaporkan oleh mantan kekasih Randy. Meskipun begitu, pihaknya tidak tinggal diam, karena itu pihaknya juga melakukan upaya hukum. Entah nanti prosesnya terbukti atau tidak mereka tetap melanjutkan proses hukum sehingga ada efek jera.

Sementara itu, Randy secara tegas membantah terkait tudingan ancaman melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada sang mantan kekasih bahwa pesan-pesan tersebut bukan berasal dari dirinya, melainkan pihak lain.

Selain itu, Randy juga membantah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya terkait dengan penyebaran video tanpa izin yang membuat korban merasa malu hingga enggan kembali melakukan aktivitas di kampus tempat Sisil berkuliah.

“Kami sudah melapor balik, biar semuanya jelas. Hari ini (red) laporan kami sudah dilayangkan ke Polda, jelas saya tidak terima dengan tuduhan yang dialamatkan kepada saya, hal itu tentu sangat mengganggu bagi saya dan juga keluarga,” pungkasnya. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?
Kuat Dugaan Polres Taliabu Lindungi Aktivitas Galian C, Lifinus: Polda Harus Turun Tangan
Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan
Tersangka Korupsi BTT Sula Harus Dijemput Paksa
14 Tahanan Lapas Ternate Terima Remisi Nataru

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:39 WIT

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:47 WIT

Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:14 WIT

Kuat Dugaan Polres Taliabu Lindungi Aktivitas Galian C, Lifinus: Polda Harus Turun Tangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:30 WIT

Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:32 WIT

Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:00 WIT

Tersangka Korupsi BTT Sula Harus Dijemput Paksa

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:37 WIT

14 Tahanan Lapas Ternate Terima Remisi Nataru

Berita Terbaru