Tolak Beli Rokok, Anak Ketua Partai Gerindra Kota Ternate Dikeroyok Kader Partai 

- Wartawan

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Anak Ketua Partai Gerindra Dikeroyok Hingga Lebam

Ilustrasi Anak Ketua Partai Gerindra Dikeroyok Hingga Lebam

RAKYATMU.COM – Anak ketua partai bernama Sahril Ramadan (28) di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mengalami bibir pecah dan berdarah hingga lebam di kepala akibat menjadi korban pengeroyokan dua orang kader Partai Gerindra dan pemuda, karena menolak disuruh membeli rokok di warung.

Insiden tersebut pada Selasa (27/2/2024) pukul 21.28 WIT di Kantor DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Kelurahan Tanah Raja, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. Tak terima perbuatan pelaku, korban lalu membuat laporan pengaduan di Polres Ternate.

BACA JUGA :  Sekretaris Bappelitbangda Kota Ternate Raih Peringkat 1 PKA Angkatan VII Tahun 2023

“Bersama adik saya duduk di depan kantor partai untuk menunggu bapak yang hadiri rapat, karena kondisi kesehatannya kurang baik beberapa hari ini. Kami dihampiri salah satu pelaku lalu menyuruh membeli rokok di warung tapi kami beralasan lagi tunggu bapak,” kata Sahril.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak sampai di situ, pelaku kembali menanyakan apakah korban adalah anak dari Ketua DPC Partai Gerindra Kota Ternate Jamin Kolengsusu. Mendengar hal itu korban pun membenarkan tanpa menaruh perasaan curiga apapun.

BACA JUGA :  Telantarkan Istri dan Anak, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Maluku Utara

“Kamu anak Pak Jamin? Saya jawab, iya betul. Pelaku tarik baju adik saya mau pukul begitu tapi saya bilang jangan. Terus tiba-tiba saya langsung ditonjok sampai terjatuh ke tanah, tetapi karena ada ribut-ribut dan sudah banyak orang pelaku kemudian kabur pakai sepeda motor,” ujarnya.

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?
Kuat Dugaan Polres Taliabu Lindungi Aktivitas Galian C, Lifinus: Polda Harus Turun Tangan
Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan
Tersangka Korupsi BTT Sula Harus Dijemput Paksa
14 Tahanan Lapas Ternate Terima Remisi Nataru

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:39 WIT

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:47 WIT

Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:14 WIT

Kuat Dugaan Polres Taliabu Lindungi Aktivitas Galian C, Lifinus: Polda Harus Turun Tangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:30 WIT

Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:32 WIT

Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:00 WIT

Tersangka Korupsi BTT Sula Harus Dijemput Paksa

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:37 WIT

14 Tahanan Lapas Ternate Terima Remisi Nataru

Berita Terbaru