Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula: Jaksa Disuap, Rakyat Menderita, Koruptor Kenyang

- Wartawan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Front Masyarakat Sula di Pengadilan Negeri Ternate usai Menggelar Aksi di Kejati Maluku Utara. (Rakyatmu)

Front Masyarakat Sula di Pengadilan Negeri Ternate usai Menggelar Aksi di Kejati Maluku Utara. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Kasus Korupsi Belanja Tak Terduga (BTT) Tahun 2021 senilai Rp28 Miliar hingga kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula (Kespsul), Provinsi Maluku Utara (Malut) belum tetapkan tersangka baru.

Padahal, dalam fakta persidangan di Pengadilan Negeri Ternate, JPU yang menunjukkan bukti-bukti. Bukti yang paling kuat, yaitu hasil percakapan antara oknum Anggota DPRD, Lasidi Leko dan Andi Muhammad Khairul Akbar alias Puang atau Aso.

Kemudian bukti rekening koran milik PT HAB Lautan Bangsa yang mengalir ke rekening Puang sebesar Rp5 miliar dan Rp200 juta. Meskipun semua bukti telah ditunjukkan dalam persidangan namun belum juga ada kepastian hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada apa dengan Kejari Kepulauan Sula?” kata koordinator lapangan Front Masyarakat Sula, Rinaldi Gamkonora saat gelar aksi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut pada Senin, 20 Oktober 2025.

BACA JUGA :  Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan

Dalam aksi tersebut, massa mempertanyakan hasil pemeriksaan terkait oknum jaksa yang terima suap dalam kasus korupsi BTT. Sebab Kejati Malut hingga saat ini belum menyampaikan hasil pemeriksaan ke publik.

“Jangan sembunyi hasil pemeriksaan, jangan sampai publik tidak lagi percaya dengan lembaga kejaksaan,” tandasnya.

“Berdasarkan fakta persidangan sudah jelas terungkap ada oknum Jaksa yang terima suap senilai Rp200 juta dari salah satu kontraktor bernama Andi Muhammad Khairul Akbar alias Puang Aso,” ujar Rinaldi dalam orasinya.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula, Raimond Charisna Noya mengaku, oknum jaksa yang disebutkan dalam sidang merupakan jaksa yang bertugas di Tahun 2023.

“Atau dengan kata lain, jaksa yang disebutkan atau dimaksudkan dalam sidang itu sudah diganti. Oleh karena itu kami tidak dapat menjelaskan lebih jauh lagi.” “Setahu kami, jaksa yang ‘dulu’ itu sudah diperiksa oleh Bidang Pengawasan di Kejati Maluku Utara,” ungkap Raimond.

BACA JUGA :  Dishub Kepulauan Sula Bakal Tertibkan Parkir Liar di Area Pasar

Sisi lain, penderitaan masyarakat akibat pendemi Covid-19 waktu itu sangat terasa, ketika pemerintah mengeluarkan surat perintah Lockdown, dimana semua masyarakat tidak diperbolehkan keluar atau meninggalkan rumah selama tidak ada urusan yang mendesak.

Penderitaan masyarakat saat covid, tidak berlaku bagi aktor-aktor yang diduga korupsi anggaran BTT, mereka diantaranya: Anggota DPRD Sula, Lasidi Leko, Plt. Kepala Dinkes, Suryati Abdullah, Kontraktor Andi Muhammad Khairul Akbar alias Puang dan anggotanya Adi Maramis serta oknum Jaksa terima suap hasil korupsi.

Olehnya itu, Korlap Front Masyarakat Sula medesak Kejari segera tetapkan mereka sebagai tersangka, dan segera periksa Bupati, Fifian Adeningsi Mus. “Sebab mereka ini yang menambah penderitaan saat Covid-19, dan mereka bersenang-senang dengan uang yang diduga hasil korupsi BTT,” pungkasnya. (**)

Editor : Redaktur

Berita Terkait

PA Ternate Diminta Eksekusi Lahan Milik Risman di Halmahera Barat
Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT
Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate
Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH
Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk
Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK
Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati
Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:50 WIT

Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:11 WIT

Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:01 WIT

Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:54 WIT

Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:39 WIT

Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:38 WIT

Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:10 WIT

Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:39 WIT

Kasus Dugaan Korupsi ISDA Taliabu Makin Terang setelah Om Dero Diperiksa 2 Kali

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT