Tipu Pengusaha di Halmahera Timur Rp 200 juta, 2 Warga Jakarta Diamankan Polisi 

- Wartawan

Sabtu, 30 Desember 2023 - 16:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengusaha di Halmahera Timur ditipu sebesar Rp 200 juta dengan mencatut nama Kapolres. (Ilustrasi Klikkaltim/Rakyatmu)

Seorang pengusaha di Halmahera Timur ditipu sebesar Rp 200 juta dengan mencatut nama Kapolres. (Ilustrasi Klikkaltim/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Seorang pengusaha di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara (Malut) bernama Jojo Wahab kehilangan uang senilai Rp 200 Juta. Hal tersebut usai ditelepon seseorang yang mencatut nama Kapolres Halmahera Timur AKBP Setyo Agus Hermawan.

Setelah menerima laporan polisi tanggal 28 nomor LP/B/51/VII/2023 /Polres Halmahera Timur. Atas kerjasama Sat Resmob Bareskrim Polri, dua pelaku berinisial JKD (37) dan H (28) berhasil ditangkap di Jakarta. Keduanya terancam pidana penjara 20 tahun.

“Di Maluku Utara, kami masih mendalami karena menurut pengakuan para pelaku aksinya sejak 2019. Dan sudah ratusan kali beraksi, bukan hanya mengatasnamakan pejabat Polri tetapi juga pejabat instansi pemerintah daerah,” kata Wadir Reskrimum Polda Malut AKBP Anjas Gautama Putra pada Sabtu (30/12/2023).

Kejadian itu bermula pada tanggal 26 Agustus 2023, pukul 14.58 WIT. Jojo menerima panggilan telepon masuk mengatasnamakan Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur AKBP Abdul Taufik, yang memintanya untuk menelepon Kapolres sekarang dengan alasan lagi perlu bantuan.

Merasa tidak mencurigakan, Jojo pun hendak menelpon sesuai arahan, namun dirinya lebih dulu dihubungi lewat sambungan via whatsApp dengan foto profil Kapolres yang memintanya mentransfer uang Rp 250 juta, tetapi hanya bisa menyanggupi Rp 200 juta.

Anjas menjelaskan, kedua pelaku sudah diamankan dan merupakan warga Jakarta. Diakui aksi penipuan online dengan membawa nama pejabat itu sudah dilakukan sejak tahun 2019 silam.

BACA JUGA :  Belum Tetapkan Tersangka Baru Kasus BTT Sula, Komitmen Kejari Dipertanyakan

“Peran kedua tersangka ini sebagai tim yang melakukan penarikan uang hasil kejahatan dan selanjutnya uang dikirim kembali ke rekening pelaku lain yang pada saat ini masih dalam proses pengejaran,” jelasnya.

Kemudian, pasal yang dikenakan adalah pasal 378 KUHPidana dan pasal 3 dan/atau pasal 4 dan/atau pasal 5 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Keduanya, diancam dengan pidana paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka
Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan
Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi
Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP
PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun
Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga
Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali
Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:28 WIT

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:16 WIT

Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:25 WIT

Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:16 WIT

Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP

Senin, 11 Mei 2026 - 01:33 WIT

PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:47 WIT

Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:12 WIT

Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:58 WIT

Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Berita Terbaru