Jenazah Seorang Pria Ditemukan Terapung di Pantai Falajawa Ternate

- Wartawan

Senin, 3 November 2025 - 15:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Pria yang Ditemukan Meninggal Dunia di Pantai Falajawa Satu, Kota Ternate. (Rakyatmu)

Seorang Pria yang Ditemukan Meninggal Dunia di Pantai Falajawa Satu, Kota Ternate. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pria asal Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Provinsi Jakarta Timur berinisial AD (65) ditemukan meninggal dunia di Pantai Falajawa Satu, Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara dalam kondisi terapung, Senin (03/11/2025).

Ilman, salah satu saksi mengungkapkan, sekitar pukul 06.50 WIT, saat ia sementara jogging sempat melihat korban dalam keadaan terapung, sehingga ia berinisiatif untuk melakukan evakuasi. Kata dia, posisi korban dari perairan dengan daratan hanya berjarak kurang lebih 150 meter. Sekitar pukul 07.00 WIT, korban berhasil evakuasi dan dilakukan penolongan pertama.

BACA JUGA :  Penyidik Polres Kepulauan Sula Periksa Tiga Saksi Dugaan Penghasutan  

Sementara Amihilmi (44), saksi lainnya juga menyatakan, pada pukul 06.55 WIT, saat ia berada di sekitaran Taman Pantai Falajawa melihat orang berlarian dengan tujuan ke pesisir pantai karena ada orang yang terapung. Atas hal itu, masyarakat yang berada di lokasi tersebut kelangsungan melakukan pertolongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat orang-orang melihat peristiwa tersebut mereka langsung turun ke pantai untuk melakukan evakuasi terhadap korban agar dilakukan penolongan, namun pada saat korban sudah dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas,
AKP Umar Kombong saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat dievakuasi, personel piket Polsek Kawasan Pelabuhan Ahmad Yani kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Tentara.

BACA JUGA :  Operasi Patuh Kie Raha 2023 di Halmahera Utara Selama 14 Hari

“Pukul 07.18 WIT, korban tiba di Rumah Sakit Tentara dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan. Kemudian, pukul 08.07 WIT, pihak keluarga korban membawa korban ke rumah untuk dilakukan pemakaman,” ungkapnya.

Umar menambahkan, berdasarkan keterangan dari keluarga bahwa korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya, sehingga mereka tidak melakukan otopsi pada jenazah dan dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?
Kuat Dugaan Polres Taliabu Lindungi Aktivitas Galian C, Lifinus: Polda Harus Turun Tangan
Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan
Tersangka Korupsi BTT Sula Harus Dijemput Paksa
14 Tahanan Lapas Ternate Terima Remisi Nataru

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:39 WIT

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:47 WIT

Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:14 WIT

Kuat Dugaan Polres Taliabu Lindungi Aktivitas Galian C, Lifinus: Polda Harus Turun Tangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:30 WIT

Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:32 WIT

Dana Hibah KPU Tidore Diusut Jaksa, Akhir Januari Diumumkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:00 WIT

Tersangka Korupsi BTT Sula Harus Dijemput Paksa

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:37 WIT

14 Tahanan Lapas Ternate Terima Remisi Nataru

Berita Terbaru