Kasus Pengeroyokan Panwas Desa di Kepulauan Sula Naik Penyidikan

- Wartawan

Senin, 25 November 2024 - 19:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula Iptu Rinaldi Anwar. (Rakyatmu)

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula Iptu Rinaldi Anwar. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara meningkatkan status laporan soal dugaan pengeroyokan terhadap Panwas Desa Kabau Pantai Hamsa Masuku ke penyidikan.

Sebelumnya, penyidik telah periksa 10 (sepuluh) saksi masing-masing berinisial HM, IU, MG, ZU, AF, DB, OGD, HY, I, S. Diketahui, Hamsa Masuku diduga dikeroyok oleh tim khusus Paslon FAM-SAH usai kampanye di Desa Kabau Pantai pada Senin, 11 November 2024 malam.

BACA JUGA :  Cuaca Buruk, Kapal Layar Sail to Indonesia Tunda Berlayar di Kabupaten Kepulauan Sula

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula Iptu Rinaldi Anwar mengatakan, perkembangan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Panwas Desa Hamsa Masuku naik status dari penyelidikan ke penyidikan. “Kasusnya sudah naik di tahap penyidikan,” ungkap Rinaldi saat dikonfirmasi rakyatmu.com pada Senin (25/11/2024).

Rinaldi menyebutkan tersangka akan ditetapkan usai penyidikan. “Setelah penyidikan, tinggal gelar perkara dan penetapan tersangka,” ujarnya.

Dia menambahkan, sepuluh saksi yang diperiksa sebelumnya akan dimintai keterangan ulang. “Jadi saksi-saksi akan kembali dipanggil dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

KPK Diminta Usut Penyelundupan BBM hingga Dugaan Pemotongan Fee Proyek di PLN UP3 Ternate
Polisi Diminta Usut Dugaan Kesengajaan Kebakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP
PT HSM Diduga Suap Oknum Dinas ESDM Maluku Utara Rp10 Miliar
Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?
PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas
AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur
Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti
Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:01 WIT

KPK Diminta Usut Penyelundupan BBM hingga Dugaan Pemotongan Fee Proyek di PLN UP3 Ternate

Selasa, 1 September 2026 - 14:56 WIT

Polisi Diminta Usut Dugaan Kesengajaan Kebakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:51 WIT

Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:17 WIT

PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:52 WIT

AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:14 WIT

Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:43 WIT

Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Polisi Geledah Kantor DPMD dan Inspektorat Taliabu Terkait Kasus Dugaan Korupsi DD

Berita Terbaru