Mantan Bupati Kepulauan Sula Tonjok Warga Fat Iba

- Wartawan

Senin, 25 Maret 2024 - 15:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

RAKYATMU.COM – Mantan Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes dilaporkan ke Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara terkait penganiayaan Warga Desa Fat Iba, Husni Usia. Hal ini lantaran Husni meminta harga tanah yang diambil di lokasinya untuk kepentingan proyek, Satu Dump Truk Rp 10.000 (Sepuluh Ribu).

Permintaan Husni tersebut sesuai hasil rapat warga dengan Hendrata Thes sebagai kontraktor pada Bulan Januari Tahun 2024 terkait pembayaran lahan operasional pekerjaan di Kantor Desa, dan Hendrata berjanji akan membayar dan menyelesaikan permasalahan lahan warga.

Namun janji Hendrata tidak sesuai harapan, malah dia menonjok Husni hingga berlumuran darah pada Senin (25/3/2024) bertempat di tanah korban. Kejadian ini karena korban meminta harga tanah satu dump truk Rp 10 Ribu.

“Jadi saya minta tanah Satu Dump Truk dibayar Rp10.000. Tetapi setelah saya menanyakan hal tersebut dia langsung memukul saya,” ungkap Husni saat ditemui usai melaporkan Hendrata di Polres Kepulauan Sula.

Husni tidak menyangka ditonjok oleh mantan Bupati Kepulauan Sula itu hingga terpental dan berlumuran darah di atas tanah.

“Saya di pukul langsung terjatuh dan berlumuran darah. Kebetulan saya sendiri di lokasi jadi tidak ada yang membantu. Sebab, tujuan saya ingin menanyakan hasil rapat itu secara baik-baik kepada dia tapi malah saya dipukul,” jelasnya.

BACA JUGA :  Beri Isyarat Maju Pilgub Maluku Utara, Edi Langkara Bilang Pemerintah Pusat Harus Adil

Lebih lanjut, kata Husni setelah dia ditonjok oleh Hendrata, ia langsung melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polres Kepulauan Sula.

“Saya akan proses masalah ini hingga tuntas di jalur hukum. Tadi kami juga sudah melakukan visum di RSU Sanana. Nanti kita lihat saja, apakah dia yang benar atau saya,” tandasnya. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

PA Ternate Diminta Eksekusi Lahan Milik Risman di Halmahera Barat
Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT
Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate
Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH
Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk
Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK
Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati
Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:50 WIT

Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:11 WIT

Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:01 WIT

Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:54 WIT

Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:39 WIT

Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:38 WIT

Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:10 WIT

Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:39 WIT

Kasus Dugaan Korupsi ISDA Taliabu Makin Terang setelah Om Dero Diperiksa 2 Kali

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT