Yopi Saraung Terseret Dua Kasus Korupsi Jalan di Sula dan ISDA Taliabu

- Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 18:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yopi Saraung. (Istimewa)

Yopi Saraung. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Perkara kasus korupsi pekerjaan jalan sentra perkebunan Desa Sanihaya dan Desa Modapuhi, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, menyeret sejumlah nama baru.

Mirisnya, nama tersebut juga muncul di perkara lain seperti kasus korupsi pembangunan istana daerah di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Bahkan, mereka juga mengurus proses pencairan anggaran dalam dua proyek pekerjaan tersebut di antaranya, Risandi La Hindo dan Jonli. Sebagaimana yang disebutkan hakim anggota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, nama Yopi Saraung, Melankton Ralendesang alias Anton, dan Anex juga muncul dalam fakta persidangan. Di mana, Risandi, Jonli, dan Anex merupakan bawahan dari Anton.

BACA JUGA :  Anggaran Miliaran Rupiah di Pulau Taliabu Diduga Mengalir ke Saku Oknum SKPD dan Bawaslu 

Sementara, keterlibatan Yopi selaku Pimpinan PT. Damai Sejahtera Membangun dalam dalam kasus ini disebutkan dalam dakwaan JPU menerima uang senilai Rp1,2 miliar. Itu ditransfer oleh terdakwa Defit Nicot Bee.

Fakta tersebut terungkap dalam persidangan kasus dugaan korupsi jalan Sanihaya Modapuhi yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Ripikor) pada Pengadilan Negeri Ternate, Rabu (29/4/26).

Sidang dengan agenda permintaan keterangan saksi bernama Risandi itu dipimpin Hakim Ketua yakni, Kadar Nooh dan didampingi dua anggota lainnya. Sidang ini jelas telah membuka takbir kebohongan sejumlah pihak.

Risandi saat dicecar sejumlah pertanyaan dari JPU mengaku, dalam proyek pekerjaan ini dirinya bertugas sebagai pengawas dan juga yang meng-upload berkas untuk ditender. Sementara terdakwa Defit mengurus administrasi pencairan.

BACA JUGA :  Kuota CHJ Kepulauan Sula 2025 Sebanyak 105 Orang

Sementara, Risandi saat ditanya hakim anggota juga mengaku bersama Jonli mereka turut membantu mengurus proses pencairan anggaran. Tidak hanya di Sula, mereka juga yang mengurus pencairan pada proyek istana daerah Taliabu.

“Jujur saja, saksi bersama Jonli yang membantu proses pencairan kan? Asal saksi tahu saja, ada juga perkara istana daerah. Jadi selain di Sula juga di Taliabu? Iya Pak,” ucap Risandi menjawab pertanyaan hakim.

Usai mendengar jawaban tersebut, hakim anggota dengan tegas menyatakan kepada Risandi bahwa nanti mereka akan bertemu kembali lagi dalam perkara istana daerah Pulau Taliabu. (**)

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan
Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi
Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP
PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun
Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga
Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali
Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu
Kasus Korupsi Jalan di Sula Muncul Nama Baru Om Cak, Hakim: Tangkap Saja Dia

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:16 WIT

Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:25 WIT

Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:16 WIT

Suami Bupati Sula Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi BMHP

Senin, 11 Mei 2026 - 01:33 WIT

PT WKM di Halmahera Timur Diduga Larang Pemilik Lahan Pergi ke Kebun

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:12 WIT

Jaksa Didesak Tetapkan Sekda Sula jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Normalisasi Kali

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:58 WIT

Musnahkan 13 Barang Bukti, Kajari Komitmen Tindak Kejahatan di Pulau Taliabu

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:25 WIT

Kasus Korupsi Jalan di Sula Muncul Nama Baru Om Cak, Hakim: Tangkap Saja Dia

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:51 WIT

Lagi-lagi, Yusril Bohongi Majelis Hakim dalam Sidang Kasus Korupsi BTT Sula

Berita Terbaru